Jumlah penduduk Sumatera Selatan berdasarkan Data Agregat Kependudukan Per Kecamatan (DAK-2) mencapai 8.528.719 jiwa. Rinciannya, 4.380.993 laki-laki dan 4.147.726 perempuan.

Data tersebut diserahkan Pemprov Sumsel kepada pihak KPU Sumsel di ruang rapat Bina Praja, Kantor Gubernur Sumsel. "Data agregat tersebut merupakan pendataan penduduk Indonesia berdasarkan database kependudukan dari 491 kabupaten/kota di 33 Provinsi Sumsel," kata Asisten IV Bidang Administrasi dan Umum Setda Sumsel, Samuel Chotib.
 
Penyerahan DAK-2 berdasarkan tindak lanjut surat edaran Menteri Dalam Negeri RI Nomor 470/3264/SJ dan hasil rapat Koordinasi Nasional pada tanggal 29 November 2012 lalu. Menurut Samuel, DAK-2 tersebut akan menjadi acuan bagi KPU Sumsel dalam menyusun daerah pemilihan (dapil) DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. ”Ini merupakan tahapan dasar dalam proses Pemilu anggota DPD dan DPRD ,” jelasnya.
 
Data tersebut, kata Samuel, bersumber dari database kependudukan yang sudah dimutakhirkan oleh kabupaten/kota melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sampai  dengan 20 November 2012. ”Data itu juga telah diintegrasikan dengan hasil perekaman e-KTP sampai 26 November 2012 lalu."
 
Selanjutnya, jika terjadi perbedaan database kependudukan Kabupaten/Kota dengan DAK-2, masih akan terus diintegrasikan untuk keperluan mendatang. ”Termasuk untuk penyiapan Data Penduduk Potensi Pemilih Pemilu (DP4)."
 
Ketua KPU Provinsi Sumsel, Anisatul Mardiah mengatakan, DAK-2 akan menjadi acuan dasar untuk penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan kemudian dipakai sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT). ”Kami akan menyusun DPT semaksimal mungkin agar tidak menjadi gugatan dalam Pilkada."
 
Dikatakan, kurang optimalnya pemutakhiran data pemilih disebabkan oleh perbedaan data kependudukan. Antisipasinya dengan terus memperbaiki data agar gugatan yang menyebabkan terjadinya konflik bisa dicegah.
 
Terpisah, Wakil Bupati  OKU Selatan dr Hj Herawati Gatot SpM menyerahkan DAK2 ke ketua KPUD OKU Selatan Hendri Daya Putra SAg di Aula Pemkab, kemarin. Menurut kepala dinas kependudukan dan catatan Sipil Kabupaten OKU Selatan, Drs benny Effendie, data yang dikeluarkan Kemendagri jumlah penduduk OKU Selatan 409.753 jiwa. Angka tersebut berbeda dengan perhitungan mereka, dimana jumlahnya mencapai 439.700 jiwa. “Data ini belum final, karena tahapan perekaman masih panjang," tukasnya.
 
Sementara itu, DAK 2 juga diserahkan Pemkot Palembang ke KPU Kota, di ruang Parameswara Kantor Walikota, kemarin. Penduduk Palembang tercatat 1.493.146 jiwa. Jumlah tersebut diyakini tak akan mengubah lima dapil yang ada.
 
"Data tersebut kita gunakan untuk persiapan legislatif 2014. Basis penentuan dapil pada pileg nanti. Tapi, saya yakin jumlah dapil ini tetap karena jumlah kursi di DPRD Kota Palembang  adalah jumlah kuota tertinggi. Kalau di daerah-daerah yang masih 25 kursi, 40 kursi bisa naik," ujar ketua KPU Kota, Eftiyani usai menerima softcopy DAK2 dari Sekretaris Daerah kota Husni Thamrin.   
 
Eftiyani menegaskan, kalau ada perbedaan antara DP4 dengan DAK2, itu bukan persoalan. Lantaran, DP4 itu adalah data penduduk potensial pemilu untuk pemilukada kota Palembang. "Data itu pun terus kami validasi dengan melakukan pemuktahirkan di tingkat PPS. Ada kemungkinan nanti  jumlah DPT-nya tidak sebesar dengan DP4 sekarang,” ungkapnya.
 
Bagaimana daerah lain? OKI misalnya, jumlah penduduknya berdasarkan DAK2 yang penyerahannya langsung oleh Bupati Ishak Mekki itu, 886.670 Jiwa. Rincian, laki-laki 461.175 jiwa dan penduduk perempuan 425.4970 jiwa.  
 
Menurut Kadisdukcapil OKI, H Gamal Abdul Najib SH, data penduduk tersebut, terbaru hasil pendataan di 18  kecamatan dalam Kabupaten OKI. ”Itu data yang diserahkan masing-masing camat kepada kita dan merupakan data secara global. Untuk data yang digolongkan per tingkatan usia belum ada,” ujarnya.
 
Ketua KPUD OKI, Abdul Hamid Usman, didampingi Idham Khalik dari Divisi Logistik dan Keuangan menerangkan, data DAK2 sebagai bahan KPU untuk menyusun dapil provinsi dan kabupaten. ”Kalau DPT Pilkada OKI kita masih menunggu penyerahan DP4 dari Pemkab OKI. Mudah-mudahan awal Januari 2013 diserahkan."  
 
Muara Enim, jumlah penduduknya 735.787. Laki-laki, 374.002 dan  361.785 jiwa perempuan.  Prediksi, jumlah kursi di DPRD Muara Enim tidak akan berubah.  “Kecuali kalau jumlah penduduk sudah lebih 1 juta orang, baru kemungkinan bisa bertambah dari 45 menjadi 50 kursi,” terang Ketua KPU Muara Enim Isa Ansori SE.
 
Sementara itu, jumlah penduduk OKUT 676.544 jiwa, laki-laki 350.477 jiwa dan perempuan 326.067 jiwa. Wakil Bupati OKUT HM Kholid Mawardi menyerahkan langsung data tersebut ke ketua KPU OKUT, Leo Budi Rahmadi. “Kita akan olah lagi, sehingga menjadi data yang valid nantinya,” ucap Leo.
 
Wabup mengatakan,  data yang diserahkan masih dalam bentuk agregat, namun sudah dimutahirkan berdasarkan data base. “Pencatatan yang dilakukan Disdukcapil ketat, baik dari angka kelahiran, kematian dan perpindahan, sehingga tak akan terjadi data ganda,” ujarnya.
 
Terpisah,  Wabup Lahat, Drs H Sukadi Duadji MM, juga menyerahkan data kependudukan ke KPU setempat.  "DAK adalah hasil daripada pelayanan E KTP di setiap kecamatan yang diintegrasikan data," kata Wabup didampingi Kepala Dinas (Kadin) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lahat, H A Mucthar Effendi Ali.
 
(idi/asa/hak/bis/cj18/dwa/cj7)
http://www.sumeks.co.id